Fintech bagi masyarakat memberi manfaat mendorong transmisi kebijakan ekonomi, meningkatkan kecepatan perputaran uang sehingga meningkatkan ekonomi masyarakat dan mendorong strategi nasional keuangan inklusif. Jika kita mengikuti progress perkembangan bidang usaha yang berbasis fintech ini sejak mulai trend di Indonesia di awal tahun 2016, hingga saat ini sudah cukup banyak entrepreneur yang memulai atau menjalankan usaha pinjam-meminjam uang berbasis teknologi informasi.  

Sebagai pengusaha di bidang ini, agar usaha dapat berdiri sesuai ketentuan OJK, dan terlaksana secara stabil sehingga mengalami perkembangan dan kemajuan secara bisnis yang dapat memberikan dampak positif baik bagi founder maupun client nya, terdapat beberapa syarat pendirian Perusahaan Fintech dan Sertifikasi yang diperlukan untuk memperoleh IZIN OJK sebagai LEMBAGA PENYELENGGARA LAYANAN PINJAM MEMINJAM UANG BERBASIS TEKNOLOGI INFORMASI, yaitu:

  • Berbentuk Badan Hukum
  • Badan Hukum PT atau Koperasi Modal usaha minimal Rp 2,5 Miliar
  • Badan Hukum berbentuk PMA, kepemilikan asing maksimal 85%
  • Memiliki Perijinan Umum, antara lain: Ijin Domisili, NPWP, SIUP, dan sebagainya
  • Kegiatan Usaha
  • Memiliki kantor operasional yang layak dengan pengaturan ruangan kerja yang baik, dan ruangan server yang aman.
  • Memiliki pegawai yang memiliki kemampuan dalam melaksanakan kegiatan operasional perusahaan, antara lain team teknologi informasi, team System & Development, team HRD, team keuangan, team operasional, team legal & compliance.
  • Melaksanakan ketentuan pinjam-meminjam berbasis teknologi dengan memperhatikan limit pemberian Pinjaman yang telah ditetapkan OJK.
  • Memberikan nilai bunga Pinjaman dengan memperhatikan dan mempertimbangkan kewajaran dan perkembangan perekonomian nasional sesuai ketentuan OJK.
  • Setiap proses pinjam-meminjam wajib disertai dengan perjanjian yang dituangkan dalam dokumen elektronik yang berisi identitas Pinjaman dan ketentuan pengembalian.
  • Wajib menggunakan escrow account dan virtual account dalam proses pinjam-meminjam uang.
  • Memiliki media komunikasi lain selain Sistem Elektronik Layanan Pinjam Meminjam Uang Berbasis Teknologi Informasi untuk memastikan kelangsungan layanan nasabah yang dapat berupa surat elektronik, call center, atau media komunikasi lainnya.
  • Pengelolaan Usaha
  • Menyusun laporan keuangan bulanan, yang dilaporkan ke OJK per 3 (tiga) bulan.
  • Melakukan mitigasi resiko dan risk assestment baik dari sistem manajemen maupun sistem teknologi informasi yang digunakan
  • Menggunakan pusat data dan pusat pemulihan bencana berlokasi di Indonesia
  • Melaksanakan kegiatan bisnis dan usaha dengan implementasi quality management system berbasis ISO.
  • Memiliki standard operating procedures (SOP) yang sesuai dengan business plan dan program pengembangan usaha, untuk mendukung pencapaian quality management system.
  • Minimal memiliki sertifikasi ISO 27001 IT Security sebagai jaminan Keamanan Data.

Dengan memperhatikan dan melaksanakan setiap ketentuan dan peraturan yang ditetapkan Pemerintah melalui OJK, tentunya akan membantu kelancaran dan keberhasilan usaha layanan pinjam-meminjam uang berbasis Fintech yang dimiliki.

Membutuhkan bantuan dalam memenuhi persyaratan dan ketentuan OJK baik dalam hal perijinan, manajemen kegiatan dan pengelolaan usaha, serta sertifikasi manajemen, dapat menghubungi kami via email di mail@aturkantorku.co.id atau hotline 0812-10005154

AturKantorku
Supporting Your Business with Quality

aturkantorku support fintech
Share This