Realita HIDDEN FIGURES

Ga sengaja main ke Mall sama anak-anak, trus mampir ke Bioskop rencana mau ajakin mereka nonton, trus ngeliat ada poster film baru judulnya Hidden Figures. Pikir saya, kok menarik amat ya judulnya. Karena penasaran, coba browsing synopsis dan trailer nya.. Akhirnya check jadwal untuk nonton. Berhubung jadwalnya ga sesuai, akhirnya  ga jadi nonton saat itu. Pulang aja deh.

Kemarin, dengan jadwal yang cukup padat, sempet-sempetin usahain meeting cepat selesai biar bisa ngejar waktu nonton film itu, dan akhirnya berhasil bisa nonton. Durasinya cukup lama, tapi saya sama sekali ga menyesal nonton film itu. A truly inspiring story.

Hidden Figures 2

Ini cerita tentang 3 orang wanita kulit hitam yang pada zamannya di tahun 60-an, benar-benar merasakan diskriminasi yang mendalam dalam segala hal. Mereka sulit sekali bisa bekerja dan mendapatkan posisi serta upah yang baik, padahal kepandaian mereka, melebihi kepandaian orang-orang kulit putih yang bekerja di NASA saat itu. Tapi karena jalan Tuhan, mereka bisa menjadi 3 orang wanita kulit hitam pertama yang dipercayakan menduduki posisi penting di NASA untuk bekerja meluncurkan roket luar angkasa Amerika pertama saat itu, saya ga cerita banyak deh, panjang soalnya.. kalian wajib nonton ya.. saya udah pasti akan ajakin anak2 saya nonton film ini segera sebelum masa tayangnya habis di bioskop. Hehehhe..

Saat ini saya mau mengajak kita semua, coba sejenak berpikir… Kira-kira adakah salah seorang dari anggota team kita di kantor, baik itu perusahaan milik kita sendiri, ataupun kita bekerja di perusahaan itu, atau mungkin di posisi pemerintahan , yang orang itu kelihatannya cukup handal dan bisa dipercaya melakukan dan melaksanakan banyak jenis tugas pekerjaan secara cepat, tepat dan hasilnya cukup memuaskan, tapi dia adanya di belakang layar melulu, banyak yang ga kenal, bahkan mungkin si boss-nya sendiri kurang kenal sama dia….

Hayoo, sekarang coba pikir-pikir dulu, diam 5 detik… siapa kah orang itu???? Ada ga? Hehehehe…

Ada beberapa kemungkinan jawaban:

  1. Ada sih, tapi dia orangnya memang pemalu, ga bisa bicara depan umum, tapi sangat bisa diandalkan untuk melakukan pekerjaan-pekerjaan penting di kantor. Makanya karena orangnya pemalu, jadinya dia selalu adanya dibelakang layar aja deh tuh. Yang menonjol paling team leadernya saja.
  2. Ga ada orang yang seperti itu di kantor saya. Semuanya keliatannya biasa-biasa aja. Ya rata-rata semuanya kerja mengikuti job descriptionnya. Harusnya sih udah benar seperti itu kan, kerja sesuai job descriptions. Hari gini, pasti susah cari pegawai yang bisa kerja multi tasking.
  3. Rasanya yang hidden figures di kantor itu SAYA deh. Hampir semua pekerjaan diberikan oleh boss ke saya, bahkan yang bukan job description saya juga, diminta boss untuk saya kerjakan, tapi kadang boss ga sadar kalau itu hasil kerja saya.

Jawaban diatas mungkin juga adalah jawaban kita-kita semua yang sempat membaca artikel ini. Well, singkat kata adalah, pasti ada banyak sekali orang-orang yang bekerja di belakang layar, yang ga kelihatan, yang kurang dikenal namanya, yang ga banyak bicara tetapi memberikan bukti kehadirannya dari hasil kerja yang dia berikan untuk keberhasilan bersama.

Karena untuk mencapai suatu tujuan, harus dikerjakan bersama-sama dalam satu team kerja yang memiliki visi, misi, serta etos kerja yang sama. Hanya yang membedakan, pasti harus ada satu atau dua orang yang ditunjuk sebagai Leader, untuk menjadi pengawas dan pengambil keputusan.

Pertanyaan yang muncul sekarang, coba kita perhatikan lingkungan tempat kerja kita. Apa jadinya kalau orang-orang yang mempunyai peran besar dalam membantu kita mencapai tujuan, tiba-tiba pergi dan tidak bekerja bersama kita lagi. Setiap tenaga dan pemikiran yang sudah mereka berikan, tidak bisa dilanjutkan atau tidak sempat di transfer ke orang lain. Apakah tujuan yang ingin kita capai itu, bisa segera tercapai? atau  kita malah pusing sendiri kebingungan mulai lagi dari awal dengan orang baru?

Sebenarnya hal ini ga perlu terjadi, kita pun ga perlu kuatir kalau sampai ada salah satu dari team kita yang terpaksa harus keluar. Salah satu cara mengatasinya adalah, dengan membuat sebuah sistem dan metode kerja yang wajib dijalankan oleh setiap orang. Mengapa dalam suatu organisasi, diperlukan manajemen yang baik, mengapa perusahaan perlu sebuah standard operating procedures yang dibuat secara tertulis? ya karena untuk menghindari hal-hal seperti ini.

Coba bayangkan, apa jadinya kalau NASA tidak memiliki proses dan metode pencatatan yang rapih, tidak memiliki SOP yang tepat, mungkin saja, mereka ga akan pernah bisa mengirim pesawat luar angkasa ke luar planet bumi. Hasil kerja 3 orang wanita kulit hitam yang brilliant itu, bisa tidak tercatat dalam sejarah NASA.

Karena memiliki metode dan sistem kerja yang baik, sehingga saat ini kita bisa mengetahui bahwa ternyata di NASA itu ada 3 orang Wanita yang turut membantu dan mengerahkan setiap tenaga, pikiran dan kemampuannya sehingga tujuan untuk menerbangkan pesawat luar angkasa pertama milik Amerika itu, bisa berhasil.

Setiap anggota yang ada di dalam team kerja, meskipun orang itu hanya memiliki peran terkecil sekalipun, orang itu telah menjadi sosok hidden figures yang juga memiliki peran dalam membantu mencapai tujuan yang ditetapkan. Karena itu, perhatikanlah setiap team yang kita miliki itu dengan lebih baik, perlakukan selayaknya, berikan hak dan kewajiban yang sesuai, ciptakan suasana kerja yang nyaman dan berikan kesempatan untuk membuktikan kemampuan mereka.

Temukan orang tergenius diantara orang-orang genius yang kita miliki.

Kalau sudah menemukan orang tergenius itu, jangan ragu untuk terbang lebih tinggi lagi bersama-sama.

“You need to be aware of what others are doing, applaud their efforts, acknowledge their successes and encourage them in their pursuits. When we all help one another, everybody wins.” — Jim Stovall

 

 

Catherine L. Ary

Founder AturKantorku.com

Chit-chat dengan saya mengenai hal ini, monggo… add LINE catherine.ary J

 

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s