Manajemen Aset dan Perkembangan Bisnis, Gimana tuh ya?

Bicara aset, artinya bicara semua barang dan data yang kita miliki. Aset sendiri dikenal ada dua macam yaitu aset yang berwujud (tangible) dan aset tidak berwujud (intagible). Apa-apa saja yang termasuk aset? Pastinya sangat banyak, antara lain: Aset berbentuk barang (property, kantor, peralatan usaha, mesin, perlengkapan kantor, dokumen, barang jualan, emas, tabungan, dsbnya), dan aset selain barang (pegawai potensial, kekayaan intelektual seperti merek dagang, desain industri franchise, goodwil, dsbnya).

Artikel hari ini saya ga membahas mengenai definisi aset itu apa, karena definisinya bisa dibaca melalui Mbah Google juga buku-buku yang banyak dijual. Hari ini saya mau sharing mengenai hal yang saya temukan di beberapa Klien saya. Banyaknya kesulitan yang dihadapi oleh Klien yang ingin mengembangkan bisnis usahanya, tetapi tidak adanya dukungan terhadap pengelolaan aset yang dimiliki sehingga sulit dan tidak mudah untuk segera mencapai pengembangan usaha yang diinginkan.

Sebelum saya sharing lebih banyak, berikut ini beberapa temuan (findings) yang saya simpulkan (dari sekian banyak temuan-temuan yang lain) yang merupakan penyebab kesulitan pengembangan bisnis Klien, antara lain:

  1. Dokumen tidak lengkap, sistem filing tidak ada standarisasi, jadi masing-masing pegawai per divisi membuat dan menyusun sistem filingnya sendiri-sendiri;
  2. Pencatatan dan sistem administrasi yang tidak terkontrol dan tidak ada sistem report;
  3. Penempatan pegawai yang kurang sesuai dengan posisi jabatannya;
  4. Tidak ada program kerja yang jelas, sehingga kerja jadi serabutan dan prioritas kerja tidak terdeteksi;
  5. Kurang disiplin dalam penggunaan dan alokasi budget untuk keuangan;
  6. Sistem kerja yang dijalankan bersifat one man show hanya mengikuti 1 orang pimpinan saja, jadi kalau pimpinan itu sedang tidak di kantor, jadi ga ada yang kerja deh. Semua bekerja hanya berdasarkan instruksi dari 1 orang saja (biasanya Owner langsung), istilah keren sekarang ini, bisnisnya ga autopilot.

Findings diatas itu merupakan basic problems yang dialami oleh hampir setiap usaha atau bisnis. Jika usaha bisnis itu ingin dikembangkan menjadi lebih baik sehingga dapat menjadi sebuah perusahaan berskala nasional bahkan internasional, basic problems ini harus segera dicarikan solusinya. Harus segera diatasi agar tidak terus menerus berkelanjutan.

So, karena itu sungguh sangat penting memperhatikan basic problems ini. Jangan dibiarkan sehingga dapat menjadi penghambat pengembangan bisnis usaha kita. Jangan sampai bisnis usaha yang ingin anda kembangkan mengalami basic problems seperti yang dialami oleh Klien-Klien saya yah. πŸ™‚

catherineary

Sesuai judul artikel ini, saya mau membahas mengenai apakah DOKUMEN itu merupakan aset atau bukan.

Kalau kita berpikir bahwa dokumen hanya sebagai pelengkap bisnis atau usaha saja, pikiran ini sebaiknya segera dirubah. Dokumen merupakan salah satu jenis aset. Dengan dokumen yang rapih, lengkap dan teratur, kita dapat melihat dan menilai bisnis usaha kita ini berkembang atau jalan ditempat. Apalagi dokumen data keuangan dan data customer, ini merupakan aset penting yang wajib dikelola dan diatur dengan baik oleh setiap usaha bisnis. Karena ini merupakan aset jangka panjang.

Pengelolaan dokumen diatur mengikuti dan menyesuaikan business process usaha. Dan sebaiknya distandarisasi per divisi dan dibuatkan aturan cara pemakaiannya.

Untuk pebisnis pemula, mungkin dokumen belum terlalu banyak, justru karena masih pemula sangat disarankan untuk mulai mengelola dan mengatur dokumen-dokumen, ibarat rumah, pengelolaan dokumen merupakan fondasi awal. Bagi Pebisnis yang sudah menjalankan bisnis usahanya lebih dari 2 tahun, dokumen yang dimiliki tentunya sudah berjumlah cukup banyak, nah sebelum makin terlambat segera atur pengelolaan dan pengaturan dokumen bisnis anda.

Ribet??? Well, awalnya memang ribet, tapi untuk selanjutnya akan sangat mempermudah anda dalam mengontrol dan menemukan dokumen-dokumen yang diperlukan.

Bentuk-bentuk pengelolaan dokumen dibuat sesuai metode penyimpanan dokumen yang dipilih. Penyimpanan dokumen bisa berbentuk hardcopy, bisa juga berbentuk softcopy. Bentuk penyimpanan apapun yang dipilih, pengelolaan dan pengaturan dokumen tetap perlu diperhatikan.

Sebagai info, untuk mengembangkan bisnis usaha tentunya diperlukan modal tambahan, nah untuk memperoleh modal tambahan tentunya diperlukan pemodal, baik itu dari pihak Bank bisa juga dari investor. Nah baik Bank maupun Investor sebelum mereka bersedia memberikan modal usaha, pasti diperlukan data-data dan informasi lengkap mengenai usaha bisnis, untuk memberikan kepastian atas apakah usaha bisnis itu pantas untuk diberikan modal tambahan atau tidak.

Disinilah fungsi dan tujuan pengelolaan dan pengaturan dokumen. Jadi saat diperlukan, data-data yang lengkap dapat menjadi sumber penyusunan laporan kinerja bisnis usaha. Ini merupakan hal terpenting dan utama bagi calon pemodal, karena laporan kinerja bisnis usaha merupakan tolak ukur yang digunakan calon pemodal untuk menilai bisnis usaha anda. Laporan kinerja bisnis usaha merupakan tolak ukur bagi pemodal, dan dokumen merupakan satu-satunya media bukti keberlangsungan usaha.

Saya yakin, tidak ada satupun pebisnis atau pengusaha (entrepreneur) yang tidak ingin usaha bisnisnya berkembang menjadi lebih besar, meskipun hanya memiliki bisnis skala kecil seperti UKM, perkembangan bisnis pasti merupakan impian setiap pemilik usaha. Karena itu, saya sangat menyarankan untuk memperhatikan basic problems diatas dan segera mengatasinya dengan melakukan perbaikan-perbaikan yang sesuai.

Tertarik untuk berdiskusi lebih lanjut dengan saya gimana mengelola data aset usaha bisnis anda, do not hesitate to contact me through line id catherine.ary kalau perlu konsultasi langsung juga, monggo aja ya…. πŸ™‚

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s